Sekapur Sirih
Inilah persembahan dariku. Bukan diari memang, hanyalah kumpulan tulisan yang masih bisa dan sanggup untuk kubagi untuk mu. Meski aku sadar hanya sebuah catatan yang tak memiliki esensi setidaknya menjadi sebuah dokumentasi bagiku sendiri. Saat tak lagi kepala ini sanggup mencerna apa yang bisa kuurai dalam sisa waktu dan kemampuanku. Untuk mengerti semua yang pernah aku lewati atau sekedar singgah meski sebentar dalam ruang tersendiri.
Kusadari masih ada kekurangan yang perlu aku lengkapi untuk merujuk adanya sebuah idealisme tema dan topik yang tiada batasnya. Satu demi satu aku mencoba mengutuhkan keping serak serpihan yang aku dapatkan saat aku menuliskannya melalui tanganku dan batas otak kepala ini.
Tak lupa juga aku menghargai bagi mereka yang pernah singgah disini. Entah sekedar lewat atau memang mencari. Sudi kiranya untuk memberikan sebuah saran atau komentar yang telah disediakan. Yah masih baru aku mengenal semuanya yang melewatiku. Tergantikan oleh semunya masa dan juga waktu yang menjadi batas semu raga ini untuk meluangkan sejenak waktu.
Ku tunggu selalu semua sumbang kata dari dirimu. Menjadi persembahan yang berharap sempurna dariku. Satu yang kudamba untuk berbagi apa yang telah dikaruniakan olehNya.
Salam hormat dariku. Semoga bermanfaat bagi mu dari ku saat berbagi begitu indah meski hanya sekejap dalam rasa. Saat waktu mampu mengubah semua yang pernah singgah dan kembali pergi melewati kita yang begitu mudah terkesiap dalam mangu. Sekedar gamang melagukan galau hati. [ Dariku - 200710041411 ]